Thursday, 31 May 2012 11:14   
Cara Alami Hadapi Hama dan Penyakit Kakao

Teknologi biofob pada prinsipnya memanfaatkan kerja mikroogranisme untuk meningkatkan kesuburan tanah, mencegah dan mengendalikan hama ataupun penyakit, serta menstimulasi tanaman untuk mencapai produksi yang optimal. Pemanfaatan teknologi ini dapat mengurangi penggunaan pupuk atau pestisida kimiawi.

Ternyata teknologi biofob juga bisa diterapkan pada tanaman kakao untuk mengendalikan hama dan penyakit utama. Usaha pengendalian hama/penyakit tersebut dilakukan dikombinasikan dengan sistem PHT (pengendalian hama terpadu). Adapun pengendalian hama dan penyakit tersebut dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Penggerek Buah Kakao (PBK)

Pengendaliannya dilakukan dengan :

  1. karantina; yaitu dengan mencegah masuknya bahan tanaman kakao dari daerah terserang PBK;
  2. pemangkasan bentuk dengan membatasi tinggi tajuk tanaman maksimum 4m sehingga memudahkan saat pengendalian dan panen;
  3. mengatur cara panen, yaitu dengan melakukan panen sesering mungkin (7 hari sekali) lalu buah dimasukkan dalam karung sedangkan kulit buah dan sisa-sisa panen dibenam;
  4. penyelubungan buah (kondomisasi), caranya dengan mengguna-kan kantong plastik dan cara ini dapat menekan serangan 95-100 %. Selain itu sistem ini dapat juga mencegah serangan hama helopeltis dan tikus.;
  5. Menggunakan pestisida organic OrgaNeem dan Siori dengan dosis 3 – 5 ml/l setiap 2 minggu

Hama Helopeltis

Pengendalian yang efektif dan efisien sampai saat ini dengan insektisida pada areal yang terbatas yaitu bila serangan helopeltis <15 % sedangkan bila serangan >15% penyemprot-an dilakukan secara menyeluruh.

Selain itu hama helopeltis juga dapat dikendalikan secara biologis, menggunakan semut hitam. Sarang semut dibuat dari daun kakao kering atau daun kelapa diletakkan di atas jorket dan diolesi gula, atau pestisida organic yaitu Siori dan OrgaNeem

Penyakit Busuk Buah Phytopthora.

Dapat diatasi dengan beberapa cara yaitu:

  1. sanitasi kebun, dengan memetik semua buah busuk lalu membenamnya dalam tanah sedalam 30 cm, kemudian di siram dengan BioTRIBA BT1 dosis 10 ml/l;
  2. kultur teknis, yaitu dengan pengaturan pohon pelindung dan lakukan pemangkasan pada tanaman-nya sehingga kelembaban di dalam kebun akan turun;
  3. pestisida organic Mitol 20EC dan Siori dengan dosis 3 – 5 ml/lt.

 

Referensi: Meoriagro

 

Add comment


Security code
Refresh

News image

Jokowi Optimis Swasembada Pangan Tercapai

MEBUN.NET - Tidak ada yang tidak mungkin jika mau berusaha, termasuk mewujudkan swasembada pangan termasuk swasembada gula. Joko Widodo (Jokowi), Presiden RI merasa optimis bahwa swasembada pangan dapat dicapai dalam tempo 3 – 4 tahun kedepan. Hal ...

READMORE
News image

MENLHK PROYEKSIKAN MORATORIUM SAMPAI MEI 2015

MEDBUN.NET - Peraturan Pemerintan nomor  71 tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut, menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya memperkuat perspektif konservasi gambut, tidak saja untuk pengawetan ekosistem ...

READMORE
News image

Kelembagaan Petani Harus Terus Dibina

MEDBUN.NET - Pembinaan petani menjadi agenda utama Disbun Riau. Hal itu diperlukan karena kelembagaan petani akan menentukan kesejahteraan petani ke depannya. Dengan kelembagaan yang kuat maka akan memudahkan bagi pemerintah untuk pembinaan dan juga ...

READMORE

KEMENTERIAN LHK GELAR DISKUSI EVALUASI PEER REVIEW US-EPA

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menggelar diskusi evaluasi Peer Review of the Emission Factor for Tropical Peatlands Drained for Oil Palm Cultivation. Diskusi evaluasi terhadap peer review yang diterbitkan oleh United States Environm...

READMORE
News image

2015, Tidak Boleh Ada Kebakaran

MEBUN.NET - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengajak dunia usaha bekerjasama untuk keluar dari persoalan menahun yaitu kebakaran hutan dan lahan. Setelah diakhir tahun 2014 Provinsi Riau telah menjadi pusat perhatian karena ...

READMORE
News image

PMA di Bidang Perkebunan akan Dibatasi

Penanaman modal asing (PMA) di bidang perkebunan akan dibatasi. Hanya saja besaran pembatasan itu akan diatur lebih lanjut dalam peraturan pemerintah berdasarkan jenis tanaman dan skala usaha. Hal tersebut ditegaskan Direktur Jenderal Perkebunan, Kem...

READMORE
News image

Devisa Ekspor CPO Mencapai Rp 175 Triliun

Industri kelapa sawit berperan sangat besar terhadap pencapaian devisa negara yang nilai ekspornya mencapai US$ 15,8 miliar atau sekitar Rp 175 triliun. “Ini angka yang yang cukup besar dalam devisa negara,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian P...

READMORE
News image

Mendag Bertemu Malaysia dan Thailand Bahas Harga Karet

margind.com-Kuala Lumpur. Menteri Perdagangan Rachmat Gobel bertemu produsen terbesar karet alam dunia, Malaysia dan Thailand dalam forum International Tripartite Rubber Council (ITRC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/11).  Pertemuan itu dilak...

READMORE
News image

IPOC 2014 Mengupas Industri Sawit 2015

MEDBUN.NET - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) and 2015 Price Outlook untuk yang ke 10 kalinya. Rencananya acara tersebut akan mengupas bagaimana industri kelapa sawit di tahun 2...

READMORE
News image

Disbun Riau Terus Menggesa Pengolahan Biomassa Menjadi Bioenergi

Dinas perkebunan Provinsi Riau melaksanakan kegiatan rapat pertemuan energi terbarukan yang berasal dari Biomassa kelapa sawit di Hotel Winstar Pekanbaru, Selasa (4/11). Biomassa yang beberapa tahun yang lalu selalu diidentikkan dengan limbah, sekara...

READMORE
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Daerah
  • Budidaya

REDAKTUR PELAKSANA

Yuwono Ibnu Nugroho


REDAKSI

Hendra J Purba, Suntoro, Yogi Riswanto,

Desputriayu, Nia, Puspa

ALAMAT REDAKSI

Kanpus Kementerian Pertanian,  Gedung C. Lt.5 Ruang 507. Jl. RM. Harsono No. 3 Ragunan Jakarta 12550 Indonesia. Telp. 021-78846587, Fax: 021-78846587, Hunting Telp: 021- 7815380 ext. 4529, E-mail: media_perkebunan@yahoo.co.id, website www.mediaperkebunan.net

Template Joomla 1.6

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.