Friday, 17 February 2012 09:02   
Pemahaman Keliru Soal Benih Sawit Unggul

Pada perkebunan kelapa sawit, penggunaan benih menjadi faktor penting kesuksesan budidaya. Hanya saja, karena minimnya informasi dan pengetahuan yang beredar di masyarakat tentang benih kelapa sawit, menciptakan resiko penggunaan benih asalan.

Setidaknya ada beberapa pemahaman keliru tentang benih kelapa sawit yang berkembang di masyarakat, antara lain:

Benih kelapa sawit bisa dibeli secara bebas di pasar. Banyak orang yang beranggapan bahwa benih sawit mudah diperoleh seperti halnya tanaman sayuran. Tentu tidak demikian. Benih kelapa sawit hanya bisa diperoleh di 9 sumber benih antara lain PPKS Medan, PT Socfindo, PT Lonsum, PT. Dami Mas, PT. Bakti Tani Nusantara, PT. Tunggal Yunus, PT. Sarana Inti Prataka, PT. Bina Sawit Makmur dan PT. Tania Selatan. Hampir seluruh sumber benih ini tidak memiliki agen penjualan.

Benih kelapa sawit dijual paketan. Banyak calon pekebun yang menanggap benih sawit dapat dibeli per kantung atau per peti. Padahal benih asal sumber benih seluruhnya dijual per kecambah yang harganya ditetapkan per semester pada pertemuan sumber benih dengan pemerintah pusat.Penggunaan kantung atau pun peti tidak dilihat sebagai bentuk paket namun semata-mata metoda pengemasan benih saat akan dikirim kepada konsumen.

Benih sawit bisa dibeli cash and carry tanpa prosedur pendahuluan. Untuk memperoleh benih sawit unggul, pekebun harus mengikuti prosedur tertentu. Seperti mengurus surat keterangan dari Kepala Desa atau SP2BKS dari Dinas Perkebunan. Tanpa adanya kelengkapan ini sumber benih tidak akan melayani pesanan meskipun pekebun sudah menyiapkan dana.

Mengapa mendapatkan benih sawit tidak semudah memperoleh benih tanaman hortikultur?

Tidak lain karena berkebun kelapa sawit adalah investasi jangka panjang. Sekali salah menanam maka kerugian akan dirasakan hingga 25 tahun. Tentu perlu jaminan agar konsumen bisa mendapatkan benih unggul, meskipun membuat para pekebun sedikit kesulitan mendapatkan benih. Namun ini masih lebih baik daripada “mudah” namun tidak ada garansi jika benih yang diperoleh bisa mendatangkan keuntungan.

 

 

Add comment


Security code
Refresh

KOMODITI

News image

Pungutan Perdana Kelapa Sawit Capai Rp21 Miliar

VIVA.co.id - Setelah melakukan pungutan perdana pada 16 Juli 2015 lalu, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit telah mengumpulkan dana sejumlah Rp21 miliar. Diperkirakan sampai akhir bulan ini dana yang terkumpul bisa mencapai Rp1 triliu...

READMORE
News image

Kelapa Sawit Jadi Andalan Penerimaan Pajak Kalbar

PONTIANAK - Kelapa sawit merupakan sektor andalan di Kalimantan Barat dengan pemasukan pajak dengan memberikan kontribusi terbesar dengan persentase 20,79 persen. "Data realisasi penerimaan pajak per kategori di Kalbar untuk kategori perdagangan yait...

READMORE
News image

Forum Kakao Kolaka Mendongkrak Harga Pembelian

MEDBUN.NET - Petani kakoa di Kolaka setidaknya tersenyum karena perusahaan pengumpul bersedia membeli kakao fermentasi dengan selisih hingga Rp. 3000,-/kg. Hal ini tidak lepas dari adanya upaya dari Forum Kakao Kolaka untuk mendorong perbaikan harga ...

READMORE
News image

Kalimantan Tengah Mengumumkan Sertifikasi Yurisdiksi untuk Kelapa Sawit Berkelanjutan

Jakarta – Pemerintah Kalimantan Tengah berkomitmen untuk mengembangkan pendekatan yurisdiksi untuk produksi kelapa sawit berkelanjutan. Inisiatif ini diluncurkan dengan penandatangan Deklarasi “Kalimantan Tengah Menuju Pembangunan Pedesaan yang R...

READMORE
News image

Harga Jatuh, Petani di Kabupaten Kendal Enggan Tanam Tembakau

KENDAL – Petani tembakau di Kabupaten Kendal dari hari ke hari diperkirakan semakin sedikit. Hal ini dikarenakan banyak dari mereka yang mulai enggan menanam tembakau akibat harganya yang mulai jatuh. Selain itu, pabrikan yang selama ini membeli te...

READMORE
News image

Harga Karet Terus Tertekan

MedanBisnis - Medan. Guna melepas ketergantungan kepada pasar global, Indonesia berencana akan membangun bursa fisik karet di Belawan, Sumatera Utara (Sumut) sehingga produsen bisa ikut menentukan harga. Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia...

READMORE
News image

Pemerintah Pungut Dana Ekspor Kelapa Sawit mulai 1 Juli

JAKARTA - Pemerintah akan memungut dana bagi eksportir kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) mulai 1 Juli mendatang. Hal ini diakui merupakan dukungan pemerintah untuk mewujudkan pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan serta pelaksanaan pe...

READMORE
News image

Pengusaha Mamin Pembohong!

Medbun.net - Berbagai dilakukan oleh industri makanan dan minuman (mamin) untuk mendapatkan gula kristal rafinasi (GKR). Kamajaya Direktur Utama Pabrik Gula (PG) Gendis Multi Manis(GMM) membenarkan, jika dahulu Indonesia pernah menjadi raja gula. Nam...

READMORE
News image

Kelapa Sawit Punya Keunggulan Ekonomis

Makassar - Pakar kelapa sawit yang juga Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar Profesor Laode Asrul mengatakan kelapa sawit memiliki keunggulan ekonomis dibandingkan dengan komoditas lain. "Pendapatan petani dari kelapa sawit r...

READMORE
News image

Teh Indonesia, Tembus pasar Amerika dan Eropa

Indowarta - Pasar Amerika dan Eropa mengagumi kualitas teh organik Indonesia. Rasa antusias warga Amerika dan Eropa menyambut teh dari Indonesia ini tampak pada 6-8 Mei 2015 waktu acara World Tea Expo 2015, di California. Hasil dari pameran tersebut ...

READMORE
Friday, 17 February 2012 09:02   
Pemahaman Keliru Soal Benih Sawit Unggul

Pada perkebunan kelapa sawit, penggunaan benih menjadi faktor penting kesuksesan budidaya. Hanya saja, karena minimnya informasi dan pengetahuan yang beredar di masyarakat tentang benih kelapa sawit, menciptakan resiko penggunaan benih asalan.

Setidaknya ada beberapa pemahaman keliru tentang benih kelapa sawit yang berkembang di masyarakat, antara lain:

Benih kelapa sawit bisa dibeli secara bebas di pasar. Banyak orang yang beranggapan bahwa benih sawit mudah diperoleh seperti halnya tanaman sayuran. Tentu tidak demikian. Benih kelapa sawit hanya bisa diperoleh di 9 sumber benih antara lain PPKS Medan, PT Socfindo, PT Lonsum, PT. Dami Mas, PT. Bakti Tani Nusantara, PT. Tunggal Yunus, PT. Sarana Inti Prataka, PT. Bina Sawit Makmur dan PT. Tania Selatan. Hampir seluruh sumber benih ini tidak memiliki agen penjualan.

Benih kelapa sawit dijual paketan. Banyak calon pekebun yang menanggap benih sawit dapat dibeli per kantung atau per peti. Padahal benih asal sumber benih seluruhnya dijual per kecambah yang harganya ditetapkan per semester pada pertemuan sumber benih dengan pemerintah pusat.Penggunaan kantung atau pun peti tidak dilihat sebagai bentuk paket namun semata-mata metoda pengemasan benih saat akan dikirim kepada konsumen.

Benih sawit bisa dibeli cash and carry tanpa prosedur pendahuluan. Untuk memperoleh benih sawit unggul, pekebun harus mengikuti prosedur tertentu. Seperti mengurus surat keterangan dari Kepala Desa atau SP2BKS dari Dinas Perkebunan. Tanpa adanya kelengkapan ini sumber benih tidak akan melayani pesanan meskipun pekebun sudah menyiapkan dana.

Mengapa mendapatkan benih sawit tidak semudah memperoleh benih tanaman hortikultur?

Tidak lain karena berkebun kelapa sawit adalah investasi jangka panjang. Sekali salah menanam maka kerugian akan dirasakan hingga 25 tahun. Tentu perlu jaminan agar konsumen bisa mendapatkan benih unggul, meskipun membuat para pekebun sedikit kesulitan mendapatkan benih. Namun ini masih lebih baik daripada “mudah” namun tidak ada garansi jika benih yang diperoleh bisa mendatangkan keuntungan.

 

 

Add comment


Security code
Refresh

  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Daerah
  • Budidaya

REDAKTUR PELAKSANA

Yuwono Ibnu Nugroho


REDAKSI

Hendra J Purba, Suntoro, Yogi Riswanto,

Desputriayu, Nia, Puspa

ALAMAT REDAKSI

Kanpus Kementerian Pertanian,  Gedung C. Lt.5 Ruang 507. Jl. RM. Harsono No. 3 Ragunan Jakarta 12550 Indonesia. Telp. 021-78846587, Fax: 021-78846587, Hunting Telp: 021- 7815380 ext. 4529, E-mail: media_perkebunan@yahoo.co.id, website www.mediaperkebunan.net

Template Joomla 1.6

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.