Tuesday, 20 December 2011 00:46   
Seluruh Perusahaan Sawit Wajib ISPO 2014

Setiap perusahaan harus segera berbenah untuk menghadapi audit menyeluruh untuk mendapatkan sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil Foundation). Dimana pemerintah mewajibkan tahun 2014 seluruh perusahaan kelapa sawit harus memililiki sertifikat ISPO.

Demikian kesimpulan yang dapat diambil dari seminar “ Penilaian Usaha Perkebunan” di Jakarta (19/12). Acara tersebut akan berlangsung selama 3 hari hingga Rabu Mendatang (21/12).

Selain itu, beberapa informasi terkait ISPO juga terkuat dalam seminar tersebut. Antara lain, untuk perusahaan yang tidak mengaudit kebunnya hingga tenggat waktu yang ditentukan, maka kebunnya akan ditetapkan sebagai kelas E untuk masa pembangunan , dan kelas V untuk masa operasional (nilai terendah). Artinya perusahaan hanya memiliki waktu 4 bulan untuk masa pembangunan dan 6 bulan untuk masa operasional untuk bisa menaikkan kelas kebun pada tingkat aman, minimal kelas C atau III lalu mengusulkan diaudit untuk mendapatkan sertifikat ISPO. Jika tidak maka izin usaha perkebunannya akan dicabut.

Perusahaan yang berhak mengusulkan untuk diaudit adalah yang telah mengikuti penilaian kebun dan memperoleh hasil kelas minimal C untuk masa pembangunan atau min III untuk masa operasional.

Sejumlah kriteria yang digunakan pada penilaian usaha perkebunan juga digunakan dalam audit ISPO. Hanya saja proses penilaiannya ISPO akan lebih ketat karena dilakukan oleh petugas dari lembaga sertifikat independent  seperti PT. Sucofindo atau PT. Mutu Agung.  Sehingga perusahaan-perusahaan yang mungkin mendapatkan nilai yang tinggi melalui mekanisme evaluasi yang tidak objektif, pada penilaian usaha perkebunan, maka besar kemungkinan pada penilaian ISPO tidak lolos.

Hal-hal yang dinilai dalam rangka penerbitan sertifikat ISPO pada dasarnya mengacu pada berbagai aturan yang terkait dengan perkebunan kelapa sawit. Tidak hanya menyangkut teknis budidaya, juga terkait dengan ketenagakerjaan, lingkungan, sosial, legalitas dan keberlanjutan.

 

Add comment


Security code
Refresh

  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Daerah
  • Budidaya

REDAKTUR PELAKSANA

Yuwono Ibnu Nugroho


REDAKSI

Hendra J Purba, Suntoro, Yogi Riswanto, Desputriayu, Nia, Puspa, Ida Farida

ALAMAT REDAKSI

Kanpus Kementerian Pertanian,  Gedung C. Lt.5 Ruang 507. Jl. RM. Harsono No. 3 Ragunan Jakarta 12550 Indonesia. Telp. 021-78846587, Fax: 021-78846587, Hunting Telp: 021- 7815380 ext. 4529, E-mail: media_perkebunan@yahoo.co.id, website www.mediaperkebunan.net

Template Joomla 1.6

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.